Makam Syekh Sacaparana Bengkok, Pamijahan Tasikmalaya

*Artikel diperbarui pada 28 Oktober 2021

Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Ragam.id kali ini akan membahas objek wisata religi Makam Syekh Sacaparana Bengkok terletak di Dusun Pamijahan Rt/Rw: 05/02, Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Tasikmalaya. Syekh Sacaparana Bengkok mempunyai seorang anak yang bernama Ayu Bakta. Anak beliau yang bernama Ayu Bakta tersebut menikah dengan Syekh KH. Abdul Muhyi. 

Maka dari itu, Syekh Sacaparana merupakan mertua dari Syekh KH. Abdul Muhyi. Situs makam ini lebih dikenal dengan sebutan makam Bengkok, karena berada di Kampung Bengkok Dusun Parungpung Desa Pamijahan. 

Silsilah Makam Syekh Sacaparana Bengkok dulunya disebut dengan nama Makam Sembah Dalem Bojong, namun karena di sana terdapat satu sungai yang berkelok atau berbentuk lengkungan (bengkok) maka masyarakat menyebutnya Makam Bengkok.

Makam ini merupakan makam yang cukup jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki. Jarak makam ini kurang lebih sekitar 1.160 m dari terminal dan pintu masuk area ziarah. Makam Syekh Sacaparana juga dapat ditempuh dari Dusun Parungpung jalan sebelum terminal Pamijahan. 

Jarak dari Dusun Parungpung hanya sekitar 1 km, untuk sampai ke situs Makam Syekh Sacaparana. Kondisi jalannya sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan kendaraan mini bus. 

Jalan dari Dusun Parungpung lebih baik dilalui dibandingkan dengan jalan dari arah Masjid Pusaka Pamijahan yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki dan banyak melewati area persawahan.

Kuncen Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Kuncen Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Latar Belakang dan Riwayat Hidup Kuncen di Makam Syekh Sacaparana Bengkok Pamijahan, bisa sahabat baca di bawah ini;

Hj. Titi adalah kuncen di Makam Syekh Sacaparana bengkok beliau salah satu penerus kuncen sebelumnya dari ayahandanya H.Salim (alm). Beliau berusia 55 tahun dan dikaruniai 5 orang anak yaitu Jenal Mustofa, Ai Hoiroh, Ade Perawati, Nia Trisnawati dan Neng Dais Mulyani.

Baca juga:  Nasehat Pernikahan Islam Untuk Suami dan Istri

Baca Juga : Makam Syekh Abdul Kohar Pandawa, Pamijahan

Letak makam Syekh Sacaparan berbeda dengan letak makam-makam para wali sebelumnya yang berada di atas jalan dan banyak melalui anak tangga. Untuk melalui makam Syekh Sacaparana kita akan melewati turunan, karena kondisi situs makamnya berada di bawah jalan. 

Kondisi jalannya yang sangat kecil hanya lebar 1 m, dikhawatirkan jika terjadi hujan jalannya akan terasa licin maka wisatawan yang ingin berziarah ke makam Syekh Sacaparana harus lebih berhati-hati. Panjang ruangan makam ini sekitar 10 m dan lebarnya 5 m, dengan luas sekitar kurang lebih 50 m2.

Fasilitas Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Fasilitas Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Ada pun beberapa fasilitas yang ada di Makam Syekh Sacaparana Bengkok di antaranya simak pada tabel berikut ini; 

No. Fasilitas Bagi Peziarah
1. Mushola
2. Toilet
3. Tempat Berwudzu
4. Karpet
4. Al-Quran
5. Ruang Istirahat

1. karpet tempat berziarah, di dalam makam terdapat karpet berwarna coklat, merah dan berwarna biru yang di peruntukan bagi para wisatawan yang hendak berziarah di dalam makam Syekh Sacaparana dan wisatawan yang hendak menginap di dalam makam. 

Selain itu juga di dalam makam terdapat kotak amal dan hasil dari kotak amal itu akan digunakan untuk pembangunan prasarana yang terdapat di Makam Syekh Sacaparana. Selain itu hasil dari kotak amal tersebut juga digunakan untuk pembangunan mushola makam yang saat ini sedang dibangun.

2. Tempat berwudzu, tepat di depan pintu masuk makam terdapat sebuah bak air berukuran kurang lebih 1×2 m dan satu wadah untuk mengambil air, yang diperuntukkan bagi para wisatawan yang hendak berwudzu sebelum masuk ke dalam Makam Syekh Sacaparana.

Baca juga:  Setelah Menikah Istri Harus Patuh Pada Suami Atau Orang Tua?

Mushola Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Mushola Makam Syekh Sacaparana Bengkok

Mushola, tepat di samping Makam Syekh Sacaparana terdapat mushola yang sedang dibangun. Walaupun baru selesai 50% pembangunannya, mushola ini sudah digunakan untuk beribadah oleh masyarakat dan para wisatawan yang hendak berziarah ke Makam Syekh Sacaparana. Foto di atas saya ambil pada tahun 2018 silam.

Keadaan di luar makam Syekh Sacaparana/Bengkok hanya terdapat beberapa makam. Di kawasan ini tidak terlalu banyak makam seperti halnya Makam Syekh KH. Abdul Muhyi dikarenakan lahan yang tersedia semakin terbatas.

Makam-makam yang berada di samping Makam Syekh Sacaparana/Bengkok merupakan tempat persemayaman sesepuh terdahulu yang telah meninggal. Kondisi tempatnya yang kecil, sehingga tidak terdapat pemakaman umun di are ini.

Itu lah, cerita singkat mengenai Makam Syekh Sacaparana Bengkok, Pamijahan Tasikmalaya. Jangan lupa baca artikel yang lainnya mengenai destinasi objek wisata religi pamijahan. Semua artikel yang saya suguhkan saling keterkaitan satu sama lain dengan objek wisata religi yang lainnya.  Terimakasih