Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Macam Hukum Nikah dalam Islam Wajib Tahu

Konten [Tampil]

Hukum Nikah Gak Cuma Sunnah Loh !!!

5 Hukum Nikah
by pixabay


Assalamualaikum..

Sahabat Ragam.id di mananpun berada semoga selalu mendapat lindungan dari Allah SWT. 5 Macam Hukum Nikah dalam Islam Wajib Tahu, baik teman-teman pada usia tertentu kita pasti akan sering membincangkan tentang pernikahan. Mungkin sebagian di antara kita sudah ditanya “Kapan Menikah ?” itu akan menjadi suatu pertanyaan yang biasa kita dengar ketika mencapai usia sekitar 25 tahunan.

Baik teman-teman sebelum kita melangkah lebih jauh terkait tentang pernikahan atau dasar hukum pernikahan dalam islam alangkah baiknya kita tahu dulu tentang “Hukum Menikah”. Mungkin kita sudah dengar ada beberapa pembagian hukum nikah, hukum menikah itu sendiri ya. Hukum asal pernikahan adalah kita mendengar bahwa nikah itu wajib atau mungkin pula nikah itu sunnah, makruh, mubah ? atau bahkan haram ? Hukum menikah itu akan berubah sesuai  tergantung dengan situasi dan kondisi.

Macam-Macam Hukum Nikah

Berikut ini adalah macam-macam hukum menikah menurut ajaran Agama Islam, ada 5 hukum nikah dalam islam dan penjelasannya. diantaranya :

1. Hukum Menikah Adalah Sunnah

Yang pertama adalah bahwa menikah itu hukumnya sunnah. Ketika kapan ? Menikah akan dihukumi sunnah ketika seseorang sudah mampu secara finansial, namun dia masih bisa menahan dirinya. Atau dalam artian dia belum memiliki keinginan untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya. Sehingga dalam keadaan seperti ini hukum menikah adalah sunnah.

Biasanya kita akan mendapati orang-orang seperti ini adalah para pekerja, mereka masih disibukan dengan pekerjaan atau mereka yang masih sibuk belajar tapi dia sudah mapan secara finansial.

2. Hukum Menikah Adalah Wajib

Yang kedua, kita akan mendapati bahwa hukum menikah itu akan menjadi wajib, ketika seseorang sudah mampu secara finansial dan dia sudah memiliki keinginan untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya. Dalam keadaan seperti ini, maka orang itu harus segera menikah.

Karena dihawatirkan dia akan terjerumus ke dalam jurang perzinahan, ketika dia tidak segera menikah. Naudzubillah.

3. Hukum Menikah Adalah Makruh

Menikah itu akan menjadi makruh, ketika seseorang belum mapan secara finansial dan dia juga masih bisa menahan dirinya untuk tidak terjerumus ke dalam jurang perzinahan.

4. Hukum Menikah Adalah Mubah

Namun menikah itu akan berubah menjadi mubah, ketika seseorang itu tidak ada hal yang bisa mendorongnya atau hal yang bisa mencegahnya untuk segera menikah.

Misal, tadi berkaitan dengan kebutuhan biologis dia masih belum begitu memiliki keinginan atau dia masih memiliki kesibukan lainnya. Maka dalam hal ini, karena tidak ada hal yang mendorong dia untuk segera menikah atau tidak ada hal yang mencegah dia untuk segera menikah. Makan menikah hukumnya mubah bagi orang tersebut.

5. Hukum Menikah Adalah Haram

Dan yang terakhir menikah akan di hukumi haram, ketika seseorang sudah terlihat bahwa dia yakin tidak bisa memenuhi kebutuhan finansialnya dan juga dia masih sama sekali belum memiliki keinginan untuk menyalurkan kebutuhan biologisnya atau tujuan nikah. Sehingga nafkah lahir dan juga batin tidak akan berpengaruh ketika menikah. Hal ini akan menyebabkan hukum menikah itu akan menjadi haram.

Karena salah satu kebahagiaan di dalam rumah tangga itu tercipta ketika nafkah lahir dan nafkah batin itu terpenuhi. Seperti halnya bagi kaum hawa, hukum menikah bagi wanita mempunyai maksud yang sama.

Bagi teman-teman yang memang sudah memiliki kemampuan untuk menikah dan tahu hukum nikah dalam islam ada 5 macam. Tetapi ada hal lain yang mencegah untuk melangsungkan pernikahan itu, tidak usah khawatir karena nabi sudah berpesan kepada kita untuk melakukan satu hal yaitu puasa. Sehingga puasa itu bisa menjadi obat dan kiparat bagi siapa pun yang sudah memiliki keinginan menikah tapi ada hal yang mencegahnya untuk menikah.

Dalam salah satu sabda Rasull berpesan “Wahai para pemuda barang siapa di antara kalian yang sudah mampu untuk menikah, maka menikah lah. Karena menikah itu mampu untuk meredakan pandangan atau menjada pandangan kita. Tapi jika ada hal yang memang mencegah untuk menikah ada halangan, atau ada sebab-sebab lain. Entah itu perekonomian atau yang lainnya. Maka apa yang bisa kita lakukan adalah “maka puasa lah” karena puasa itu merupakan obat bagi mereka yang memiliki hal-hal yang mendapatkan kendala untuk menikah”.

Demikian sahabat semua beberapa hukum menikah sudah saya paparkan, jadi kita bisa mengukur kemampuan kita, sudah sejauh mana rukun nikah yang diketahui dan Nasehat Pernikahan Islam Untuk Suami dan Istri. Apakah kita sudah benar-benar siap ? Maka segera lah untuk menikah. Namun bagi yang belum, silahkan untuk terus memperbaiki diri atas dasar dalil hukum pernikahan dan semoga segera mendapatkan pasangan yang diimpikan.

Terimaksih, wasalamualaikum


Penulis : Saepuloh, S.Pd.
Pemateri : Izza Farhatin Ilmi, Lc., S.Si.
NGIBLAT
NGIBLAT Brosakti kini berpindah nama menjadi NGIBLAT (ngiblat.blogspot.com)

2 comments for "5 Macam Hukum Nikah dalam Islam Wajib Tahu"