Nikah Siri Menurut Islam, Kelebihan dan Dampaknya

Nikah Siri Menurut Islam
Assalamualaikum..
Hai sahabat Ragam.id, bagaimana keadaannya semua ? mudah-mudahan tetap baik sehat bahagia semua. Pada kesempatan ini kita akan berbincang tentang Nikah Siri Menurut Islam, Kelebihan dan Dampaknya. Teman-teman beberapa waktu yang lalu itu sempat ada berita hangat tentang pernikahan siri di internet.
Yaitu tentang pernikahan sepasang artis, ya meskipun beberapa bulan kemudian mereka meresmikan pernikahan di KUA, dan ada juga pasangan dari Jawa Barat yang melakukan pernikahan siri bedanya dia belum kunjung meresmikan pernikahannya di KU.

Eh malah sudah sempat beredar tentang katanya ada gugatan ke pengadilan, karena ada sesuatu permasalahan dengan pernikahan sirinya itu. Jadi, bagai mana sih sebenarnya nikah siri menurut pandangan islam ? Apakah nikah siri boleh tinggal serumah ? Boleh berpendapat ya, setelah kalian membaca sampai selesai, karena jika dilihat dari sudut pandang Islam nikah siri sah menurut agama Islam. 

Nikah Siri Menurut Syariat Islam

Nah sahabat, nikah siri adalah nikah yang dilakukan secara diam-diam. Siri berasal dari kata bahasa Arab yang artinya itu adalah As-Sirr (yang rahasia). Dalam kamus Bahasa Indonesia sendiri nikah siri itu adalah pernikahan yang hanya disaksikan oleh mudin dan dua orang saksi tanpa dilakukan di KUA. Itu juga sama halnya berdasarkan nikah siri menurut kompilasi hukum Islam.

Jadi sahabat yang perlu di highlight adalah bahwa pernikahan siri itu tidak dilakukan melalui pencatatan KUA. Pernikahan itu memang sah selama memenuhi 4 rukun nikah, yang pertama ijab, qobul, wali nikah dan saksi. Jika dilakukan secara siri maka itu tidak sesuai dengan semangat yang diajarakan oleh Rasulullah SAW tentang pernikahan.

Ya walau memang nikah siri dilakukan berdasarkan 4 rukun nikah tersebut sah menurut agama, dan itu juga akan menjawab status anak hasil nikah siri menurut islam. Tidak maslah cuman ada hal lain yang merugikan anak nantinya.

Dalam sebuah riwayat dikatakan; “Umumkan pernikahan lakukan ijab qabul dalam masjid dan pukulah rebana. HR. Tirmidzi)”. Dalam hadis yang lain dalam riwayat Imam Bukhari dikatakan; “Lakukanlah walimah walaupun dengan 1 ekor kambing”, yang artinya Rasulullah menyuruh agar kita mengumumkan pernikahan, jangan dilakukan secara rahasia.

Berdasarkan kedua hadis tersebut para ulama mengatakan bahwa pernikahan itu harus disunahkan untuk melakukannya dengan mengumumkan yang di perkuat oleh uu nikah siri terbaru 2019. Maksudnya jangan dilakukan secara rahasia, kenapa? Karena pada waktu itu dengan melakukan walimah atau resepsi dan pesta walaupun dengan seadanya. 

Karena rasulullah mengatakan “Sekalipun dirayakan dengan satu kambing”. Itu essensinya adalah karena pada waktu itu dengan hal tersebut perempuan dan anak mendapatkan hak waris, mengikat hak waris, nasab dan juga hak-hak yang berhak didapatkan oleh perempuan dan juga anak.

Nikah Siri Menurut Ulama

Makanya para ulama kontemporer saat ini misalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI), memfatwakan bahwa pernikahan itu tidak diperbolehkan dilakukan secara siri, dan menganjurkan agar mencatatkan atau meresmikan pernikahannya di KAU. Misalnya karena kalau resepsi, salah satu saksinya itu dari KUA.

Kelebihan dan Dampak Nikah Siri

Jadi sahabat, pernikahan siri itu secara syariat sah, ada dampak positif nikah siri dan ada kekurangannya. Tapi sahabat semuanya, kekurangannya lebih banyak dari pada kelebihannya. Yaitu sebagai berikut :

  1. Pertama, kita dapat gunjingan atau stigma negatif.
  2. Kedua, status anak yang lahir dari pernikahan siri, itu akan memiliki hubungan perdata dengan ibunya saja. Statusnya dianggap sebagai anak yang lahir di luar nikah menurut negara loh. Kesulitan mendapat akta kelahiran, juga nanti mempersulit sang anak saat akan melanjutkan sekolah atau dan lain-lainnya.
  3. Ketiga, ikatan tidak kuat karena tidak tercatat secara resmi di KUA ikatan pernikahan itu seakan-akan tidak kuat dan memiliki potensi yang lemah, walaupun tidak ada masa berlakunya nikah siri.
  4. Keempat, berdampak pada administratif kependudukan 
  5. Kelima, tidak mendapatkan warisan atau harta gono gini. Jadi sampai kalau terjadi kematian atau perceraian, istri yang menjalani nikah siri akan sulit mendapatkan warisan atau harta gono gini dari pernikahannya.
  6. Keenam, juga degradasi nilai pernikahan 
  7. Ketujuh, pelemahan status sosial perempuan
Nah sahabat Brosakti, bagai mana menurut kalian setelah membaca penjelasan ini ? Karena banyaknya kekurangan dampak nikah siri  ini. Kita perlu berfikir beribu kali ketika ada seseorang ingin mengajak kita nikah siri, karena pikirkan kewajiban setelah nikah siri kedepannya.

Jadi, karena banyaknya mudhorot dari nikah siri ini, lebih baik kita menghindarinya. Karena “Menghindari hal-hal yang dapat mendatangkan kemudaratan, itu lebih baik daripada mengambil maslahat”.

Simpelnya kita harus “Sedia payung sebelum hujan”, karena banyaknya mudarat itu kebanyakan akan tertimpa pada perempuan atau anak nantinya. Jadi kita sebagai kaum perempuan harus berhati-hati. Oke sahabat  sudah dulu ya pembahan kita tentang Nikah Siri Menurut Islam, Kelebihan dan Dampaknya, sampai ketemu lagi di artikel menarik lainnya yang masih berhubungan nikah siri menurut Agama Islam dan dengan Fiqih seputar Hukum Pernikahan.

Nikah Siri Menurut Islam !!

Wassalamu’alaikum..
Penulis : Saepuloh, S.Pd.
Pemateri : Neneng Maghfiro, Lc., S.S.I